Tiga Pertanyaan Calon Pasangan
1 Tujuan
Tiga pertanyaan dirancang untuk membantu peserta mengenal calon pasangan melalui pandangan, prinsip, kesiapan, dan harapan mereka terhadap kehidupan pernikahan.
Saat mengisi biodata pencarian pasangan, setiap peserta membuat tiga pertanyaan yang dianggap penting untuk dijawab oleh calon pasangan yang tertarik dengan profilnya.
Contoh pertanyaan:
- Apa definisi kesuksesan menurut Anda?
- Dalam skala 1 sampai 10, seberapa siap Anda untuk menikah?
- Apakah Anda bersedia jika istri tetap bekerja setelah menikah?
2 Mekanisme Pertanyaan dan Jawaban
Apabila seseorang tertarik dengan suatu biodata, ia harus menjawab tiga pertanyaan yang dibuat oleh pemilik biodata sebelum mengajukan perkenalan.
Pemilik biodata kemudian meninjau jawaban dan biodata orang tersebut. Jika tidak sesuai dengan pertimbangannya, ia dapat menolak. Jika bersedia melanjutkan, kedua pihak diberi kesempatan untuk saling melihat biodata dan menjawab tiga pertanyaan milik masing-masing.
Mekanisme ini memungkinkan kedua pihak saling mengenal dan mempertimbangkan kecocokan sebelum melangkah lebih jauh.
3 Tahapan Menuju Pernikahan
Setelah kedua pihak menyelesaikan proses tanya jawab, sistem menawarkan pilihan untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
- Persetujuan komunikasi: Kedua pihak harus sama-sama setuju untuk melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp dengan pendampingan Tim PNKB. Jika salah satu menolak, proses selesai.
- Pertemuan langsung: Jika komunikasi berjalan baik dan kedua pihak bersedia, Tim PNKB membantu memfasilitasi pertemuan dengan pihak keluarga.
- Keputusan menuju pernikahan: Setelah pertemuan, kedua pihak diberikan kesempatan untuk menyatakan persetujuan masing-masing. Proses hanya dapat dilanjutkan menuju pernikahan apabila keduanya setuju.
4 Kesimpulan
Tiga pertanyaan bukan sekadar pelengkap biodata, melainkan sarana penjajakan awal untuk membantu peserta memahami calon pasangan sebelum melanjutkan perkenalan.
Melalui proses yang bertahap, saling terbuka, dan didampingi Tim PNKB, diharapkan peserta dapat mengambil keputusan secara lebih matang dalam mencari pasangan hidup.
Prinsip utama: saling mengenal, saling memahami, dan melanjutkan proses hanya atas persetujuan kedua pihak.